Desain Web Responsif vs Adaptif, Manakah Yang Lebih Baik?

Bukan rahasia lagi bahwa perangkat seluler tidak bisa lagi diabaikan. Semakin banyak pengunjung menggunakan perangkat seluler seperti tablet dan smartphone untuk mengunjungi situs web. Baik desain web responsif maupun adaptif sama-sama bisa untuk penggunaan jelajah via seluler, namun dengan cara yang sangat berbeda. Mana yang paling sesuai dengan kebutuhan, anggaran, dan sasaran situs Anda?

Desain Web Responsif vs Adaptif, Lebih Baik yang Mana?

Desain web yang responsif

Desain web yang responsif memberikan pengalaman browsing yang optimal dari sebuah situs web, tidak peduli jenis perangkat yang dilihat pengguna. Hal ini dilakukan dengan menggunakan desain yang menyebar namun statis. Itu merupakan istilah untuk desain yang bekerja tidak peduli apa ukuran layarnya.

Jadi, tidak peduli berapa banyak Anda mengubah ukuran layar, layout yang sama akan merespons secara otomatis ukuran itu, seperti bola yang tumbuh atau menyusut agar sesuai dengan beberapa lingkaran yang berbeda.

Desain web adaptif

Desain web adaptif berbeda dengan desain responsif karena tidak ada satu layout yang selalu berubah. Sebagai gantinya, ada beberapa layout yang berbeda untuk beberapa ukuran layar. Dan layout yang digunakan tergantung dari ukuran layar yang digunakan. Misalnya, mungkin ada layout khusus untuk ponsel, tablet, dan PC desktop, yang masing-masing dibuat terlebih dahulu.

Ketiga desain ini akan stand by sampai seseorang mengunjungi situs ini. Situs mendeteksi jenis perangkat yang digunakan, dan memberikan layout yang telah ditentukan untuk perangkat itu.

 

Responsif lebih sulit dibuat

Desain web responsif adalah pilihan yang lebih sulit untuk dilakukan karena memerlukan perhatian ekstra pada CSS dan pengelolaan situs untuk memastikan fungsinya berfungsi dengan baik dengan ukuran yang mungkin. Lebih mudah membuat beberapa layout khusus untuk situs Anda alih-alih membuat satu layout yang bisa bekerja dalam ukuran layar.

Adaptif kurang fleksibel

Desain web adaptif hanya bekerja pada sebanyak mungkin layar yang dapat dirancang sebelumnya. Jadi jika perangkat baru dengan ukuran layar baru dirilis, Anda mungkin tahu bahwa tidak ada layout adaptif Anda yang sesuai dengan itu. Dan itu berarti Anda harus mengeditnya atau menambahkan yang baru.

Desain Adaptif atau Responsif?

Untuk beberapa situs, adaptif bisa jadi pilihan yang lebih baik. Ini kemungkinan akan menjadi situs baru yang lebih kecil yang baru memulai dan perlu mengamankan sumber daya mereka. Situs adaptif lebih mudah dibuat, namun ukuran dan penonton yang lebih kecil akan membuat waktu loading lebih lambat atau fleksibilitas yang lebih rendah dari pengeluaran.

Dihitung dari skornya, desain web responsif hampir selalu merupakan pilihan yang lebih aman untuk diaplikasikan situs Anda. Desain ini selalu berfungsi dengan baik terlepas dari ukuran layar baru yang ada atau yang sudah tidak digunakan, waktu loading lebih cepat, dan biasanya sepadan dengan usaha ekstra dalam menyusunnya.